Selasa, 21 Oktober 2014
Sabtu, 27 September 2014
Minggu, 21 September 2014
Kamis, 11 September 2014
Minggu, 07 September 2014
Sinopsis: Miss Clean (Sara Tee)
Sinopsis:
Rasanya Adelia pengin bunuh diri saja saat keluarganya pindah ke desa kecil di sudut kota Solo. Tapi karena nggak ada cara bunuh diri yang enak, mau nggak mau ia harus beradaptasi. Perjuangan Adelia dimulai ketika harus sekelas dan duduk di samping Niken, si cewek pengangkut sampah. Berdekatan saja sudah membuatnya mual dan gatal-gatal. Ia kan terkenal sebagai Miss Clean, cewek yang terobsesi dengan kebersihan.
Meski hanya anak tukang angkut sampah yang kadang-kadang menggantikan tugas bapaknya, Niken tak pernah minder. Ia berprestasi, menjabat ketua kelas, ketua OSIS, dan kapten tim basket putri sekolah. Bukan Niken namanya jika harus terintimidasi anak pindahan dari Jakarta yang sok kecakepan itu!
Sejak hari pertama, Adelia dan Niken sudah kayak anjing dan kucing, nggak pernah akur. Tapi saat tangan Adelia berdarah, Niken-lah yang panik mengobatinya. Saat cincin Adelia tak sengaja terbuang ke tempat sampah, Niken pula satu-satunya yang bisa membantu.
Mungkinkah musuh bisa jadi sahabat? Mungkinkan Miss Clean bisa bersahabat dengan si Putri Sampah? Atau akan jadi musuh selamanya karena ternyata Miss Clean naksir pacar si Putri Sampah?
Sinopsis: God.Speed (Ghyna Amanda)
Sinopsis:
Kai dan Rei––sekilas nggak akan ada yang menyangka kedua jago basket di SMA Serunai Raya ini adalah kembar yang punya kemampuan luar biasa. Kai dengan teknik full speed-nya, dan Rei dengan julukan shooter nomor satunya. Namun, keduanya memiliki rahasia yang semula hanya diketahui oleh sang manajer, Ariana. Ariana kemudian menyusun strategi agar Kai dan Rei dapat bermain dengan baik di setiap pertandingan.
Tapi apakah bisa? Apalagi muncul Leo, yang sepertinya tidak suka kalau harus berbagi posisi dengan Kai. Akhirnya Leo membongkar rahasia si kembar yang selama ini mereka sembunyikan rapat-rapat.
Lalu, bagaimana SMA Serunai Raya bisa maju sampai babak final kejuaraan tingkat kota? Apakah Ariana sanggup menggembleng timnya dengan strategi-strategi aneh buatannya?
“Mereka adalah dua sayap yang ditanamkan di punggungku, agar aku terus terbang, dan meraih mimpi-mimpi tinggiku bersama mereka.”
Godspeed, and good luck!
Langganan:
Postingan (Atom)









.jpg)
.jpg)






